03_YUS WIDIANTINI_2.2.a.6 Refleksi Terbimbing
03_YUS WIDIANTINI_2.2.a.6 Refleksi
Terbimbing
3 hal menarik yang telah saya pelajari antara
lain :
1. 1. Nilai dan peran
guru penggerak
Alasannya :
v Saya menjadi mengerti akan Mengapa dan bagaimana nilai
– nilai dan peran seorang Guru Penggerak mampu menumbuhkan sekolah yang
berpihak pada murid.
v Saya juga telah belajar memahami makna dan tujuan
pendidikan kita.
v Saya juga telah bereksplor dan berkolaborasi
merencanakan perubahan nyata di lingkungan saya.
v Saya pun menemukan jati diri saya sebagai Guru
Penggerak dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di lingkungan saya.
v Saya pun memahami bagaimana nilai diri bisa terbentuk
dan merefleksikan pengaruhnya terhadap peran saya sebagai Guru Penggerak.
v Saya pun telah diajak untuk membuat gambaran diri di
masa depan terkait dengan nilai – nilai dan peran seorang Guru Penggerak.
v Saya pun belajar mengenai hubungan antara emosi, cara
kerja otak, dan pembentukan nilai – nilai dalam diri seseorang.
v Saya pun dapat mengetahui bagaimana nilai – nilai
dapat bertumbuh lewat keteladanan dan pembiasaan perilaku yang konsisten di
suatu lingkungan.
v Saya pun diajak memahami tentang Profil Pelajar
Pancasila dan peran Guru Penggerak sebagai pendorong transformasi pendidikan
serta nilai – nilai yang perlu saya miliki sebagai seorang Guru Penggerak
| Menjalankan peran sebagai pemimpin pembelajaran |
|
Alasannya :
v
Saya memahami dan menerapkan perubahan paradigma stimulus respon menjadi teori kontrol.
v
Saya diajak bersikap kritis, reflekstif dan
terbuka dalam menganalisis perubahan paradigm stimulus respon kepada teori kontrol.
v
Saya pun akhirnya memahami pentingnya memiliki
keyakinan kelas, sebagai fondasi dan arah tujuan sebuah sekolah atau kelas,
yang akan menjadi landasan dalam memecahkan konflik atau permasalahan di dalam
sebuah sekolah atau kelas.
v
Saya dapat memahami proses pembentukan dari
peraturan – peraturan beralih ke keyakinan
kelas.
v
Saya pun dapat berpikir kritis, kreatif,
reflekstif dan terbuka dalam menggali nilai keyakinan – keyakinan pada
lingkungan saya.
v
Saya pun memahami bahwa setiap tindakan murid
itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Bagaimana saya berperan
dalam memberdayakan anak agar dapat memenuhi kebutuhannya secara positif.
v
Saya akhirnya mengetahui dan menerapkan disiplin
restitusi di posisi monitor dan manajer untuk menciptakan lingkungan yang
positif, aman dan nyaman.
v
Saya pun dapat berpikir kritis, kreatif,
reflektif dan terbuka atas penemuan diri yang saya dapatkan dari mempelajari 5
posisi kontrol.
| Pembentukan keyakinan kelas melalui jamboard |
v
Saya juga dapat memahami restitusi sebagai salah
satu cara menanamkan disiplin positif pada murid sebagai bagian dari budaya
positif di sekolah. Kemudian saya juga langsung dapat menerapkan restitusi
dalam membimbing murid berdisiplin positif agar menjadi murid merdeka
| Menerapkan segitiga restitusi |
v Pembelajaran berdiferensiasi sangatlah membantu
saya memvariasikan materi berdasarkan kesiapan, minat atau profil belajar
murid.
v
Pembelajaran berdiferensiasi membantu saya untuk
bisa memvariasikan struktur, tingkat dukungan, dan tingkat kemandirian saat
murid menyelesaikan tugas dan membuat produk hasil pembelajaran.
v
Pembelajaran berdiferensiasi membantu saya
memvariasikan kompleksitas atau tingkat kesulitan tugas untuk mengakomodasi
murid dengan berbagai tingkat kesiapan di kelas.
v
Pembelajaran berdiferensiasi membantu saya untuk
dapat memvariasikan sifat produk hasil belajar agar murid dapat menyesuaikannya
dengan minat mereka. Bagaimana saya bisa memberikan murid kesempatan untuk
memilih bentuk ekspresi yang disukai atau yang sesuai gaya belajar mereka
v
Membuat saya memahami pembelajaran
berdiferensiasi dalam tatanan praktis melalui proses kerja kelompok
v
Melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi
melalui google meet
| Melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi melalui goole meet |
| Melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi tahapan diferensiasi proses |
Komentar
Posting Komentar